Aku selalu percaya bahwa setiap doa memiliki jalannya sendiri untuk sampai ke surga. Kadang cepat, kadang lambat. Kadang melalui jalan yang terang, kadang melalui padang gersang yang membuat lutut …
Oleh: MDB Hujan sore itu jatuh perlahan, menetes di jendela ruang makan yang setengah terbuka. Dina menatap jam dinding—pukul tujuh malam. Nasi sudah dingin, lauk mulai kering, dan lampu dapur be…
Aku bukan siapa-siapa di mata dunia, namun di mata anak-anak itu, aku adalah lentera kecil yang mencoba menyalakan harapan di tengah redup cahaya. Setiap pagi, aku datang dengan langkah sederhana, …
Di tanah yang tak kupahami bahasanya, aku menanam huruf-huruf di ladang kering harapan. Setiap pagi, aku menyapa embun yang jatuh di papan tulis tua, seraya mengingat wajah-wajah kecil yang memanggil…
Ruang kerja itu beraroma kopi, kertas, dan rahasia. Tirai jendela selalu tertutup, seolah matahari pun tak diizinkan melihat apa yang terjadi di dalamnya. Pak Aruna menatap berkas-berkas di mejanya. …